Cara Pembuatan Gula Merah Kelapa. Berikut ini Kami akan sedikit menjelaskan cara dalam pembuatan gula merah kelapa.
Bahan Baku Gula Kelapa
Nira kelapa
Nira diperoleh dari penyadapan bunga kelapa yang sudah cukup umur. Nira yang digunakan harus mempunyai pH 5,5-7,0 dan kadar gula reduksi (glukosa dan fruktosa) reltif rendah. Nira segar biasanya mempunyai pH 6,0-7,0.
Nira diperoleh dari penyadapan bunga kelapa yang sudah cukup umur. Nira yang digunakan harus mempunyai pH 5,5-7,0 dan kadar gula reduksi (glukosa dan fruktosa) reltif rendah. Nira segar biasanya mempunyai pH 6,0-7,0.
Bahan Tambahan Gula Kelapa
Kelapa parut, kemiri atau minyak goreng, digunakan untuk menekan buih yang terbentuk atau meluap sewaktu pendidihan.
Proses Pembuatan
Proses pembuatan gula merah pada
prinsipnya adalah proses penguapan atau pemekatan nira. Tahap-tahap
proses pembuatan gula kelapa meliputi:
Pengumpulan Nira
Nira hasil sadapan dikumpulkan dalam
ember, lalu sesegera mungkin dimasak untuk mencegah terbentuknya asam.
Sisa pengawet yang mengumpul di ujung pongkor tidak diikutkan karena
akan menghasilkan warna gula yang kurang baik.
Penyaringan
Sebelum dimasak, nira disaring terlebih
dahulu untuk membuang kotoran-kotoran berupa bunga kelapa, lebah dan
semut. Penyaringan ini menggunakan kain saring yang bersih.
Pemasakan
Pemasakan nira dilakukan pada suhu
1100C. pada saat mulai mendidih, kotoran halus akan terapung ke
permukaan bersama-sama buih nira. Pendidihan selanjutnya akan
menimbulkan busa nira yang meluap-luap berwarna coklat
kekunging-kuningan. Bila nira sudah mengental, api dikecilkan dan
pekatan nira tetap diaduk-aduk. Untuk mengetahui bahwa nira tersebut
sudah masak atau belum, dilakukan pengujian kekentalan yaitu dengan cara
menteskan pekatan nira ke dalam air dingin. Bila tetasan tadi menjadi
keras, pemasakan sudah cukup dan wajan segera diangkat dari tunggu.
Waktu yang diperlukan untuk memasak 25-30 liter nira kira-kira 4-5 jam.
Pendinginan
Untuk mempercepat proses pendinginan,
pekatan nira dilakukan pengadukan. Pengadukan dilakukan sampai suhunya
turun menjadi sekitar 700C. pengadukan ini juga akan menyebabkan tekstur
dan warna gula yang dihasilkan lebih baik dan cepat kering.
Pencetakan
Segera setelah suhu pekatan nira telah
turun menjadi sekitar 700C, maka dilakukan pencetakan. Pekatan nira
dituangkan ke dalam cetakan batok yang sebelumnya telah direndam dan
dibasahi dengan air untuk mempermudah pelepasan setelah gula menjadi
kering. Pelepasan gula dilakukan setelah gula mencapai suhu kamar.
Pengemasan
Gula yang telah dikeluarkan dari cetakan
dibungkus untuk selanjutnya dipasarkan. Pembungkus yang digunakan dapat
berupa daun kelapa kering, batang tanaman pisang atau kantung plastik.









